Senin, 08 Agustus 2016

Imunologi Tumbuhan



Imunologi tumbuhan terdiri atas SAR akibat infeksi lokal oleh patogen yang menimbulkan cedera dan kematian sel. SAR meliputi spektrum bakteri yang luas, virus dan jamur. Berbagai gen SAR menyandi berbagai protein mikrobisidal, yang dapat diinduksi bahan kimia endogen seperti asam salisilat, yang berikatan dengan katalase untuk meningkatkan H2O2 yang merupakan pertahanan.

A.    Fitoimunitas
Fitoimunitas meliputi fenomena serupa imunitas, baik aktif maupun pasif. Bahan tumbuhan yang aktif dalam fitoimunitas terdiri antara lain atas fitonisida dan fitoaleksin. Fitonisida adalah bahan yang diproduksi tumbuhan yang mengalami trauma atau nontrauma yang merupakan salah satu faktor aktif dalam imunitas tumbuhan. Fitonisida menunjukkan efek bakterisidal, fungisidal dan parasitidal. Fitoaleksin adalah bahan tumbuhan yang aktif dalam fitoimunitas.

Minggu, 07 Agustus 2016

Gangguan Tidur



Tidur yang normal membutuhkan koordinasi beberapa struktur otak, diantaranya lokus caeruleus dan subcaeruleus (noreprinefrin menjadi transmiter), rafe nukleus (serotonin sebagai transmiter), nukleus traktus solitarius, dan neuron di hipotalamus. Lesi di nukleus subcaeruleus menyebabkan insomnia pergerakan mata yang cepat (REM), lesi pada rafe nukleus atau hipotalamus anterior menyebabkan insomnia (sementara), lesi di hipotalamus posterior menyebabkan narkolepsi. Perangsangan nukleus traktus solitarius (misalnya, akibat distensi lambung) menyebabkan kelelahan. Tidur juga sangat bergantung pada irama sirkardian. Oleh karena itu, kerusakan pada pusat pembangkit irama, yakni nukleus suprakiasma (SCN) , menyebabkan periode tidur yang tidak teratur dan kesulitan terbangun. Kesulitan terbangun diperantarai oleh sistem pengaktifan retikular asendens (ARAS), yakni hubungan antara formasio retikularis melalui nukleus intralaminar talamus ke sebagian besar area di otak. Kerusakan nukleus intralaminar talamus (misal, oleh iskemia) menyebabkan somnolen. Ketidaksesuaian antara aktivitas subkortikal dan tidur kortikal mungkin merupakan penyebab tidur berjalan (somnambulisme).

Asma



Asma merupakan kelainan inflamasi kronik jalan nafas yang menyebabkan episode bunyi nafas berdesing berulang, sesak nafas, dada tertekan, dan batuk, terutama pada malam hari dan/atau pagi-pagi. Tanda khas dari penyakt ini adalah obstruksi jalan nafas intermiten dan reversibel, radang bronkus kronik disertai eosinofil, hipertrofi dan hiperreaktivitas sel otot polos bronkus dan meningkatnya sekresi mkus. Beberapa rangsangan yang memicu serangan pada pasien tidak atau hanya sedikit berpengaruh pada orang dengan jalan nafas normal. Banyak sel yang berperan dalam respon inflamasi, terutama eosinofil, sel mast, makrofag, limfosit, neutrofil, dan sel-sel epitel. Patut dicatat bahwa terdaat peningkatan yang signifikan insiden asma didunia barat selama empat dekade terakhir. Observasi epidemiologik ini telah mengarah pada “hipotesis higien”, yang menyebutkan bahwa eradikasi infeksi dapat mengubah homeostasis imun dan mengakibatkan respon imun alergik dan reaksi imun yang berbahaya lainnya.

Rabu, 20 Juli 2016

Imunoglobulin

Antibodi akan dibentuk saat ada antigen yang masuk ke dalam tubuh. Antigen adalah senyawa protein yang ada pada patogen sel asing atau sel kanker. Antibodi disebut juga immunoglobulin atau serum protein globulin, karena berfungsi untuk melindungi tubuh melalui proses kekebalan (immune). Antibodi merupakan senyawa protein yang berfungsi melawan antigen dengan cara mengikatnya, untuk selanjutnya ditangkap dan dihancurkan oleh makrofag. Suatu antibodi bekerja secara spesifik untuk antigen tertentu. Karena jenis antigen pada setiap kuman penyakit bersifat spesifik, maka diperlukan antibodi yang berbeda untuk jenis kuman yang berbeda. Oleh karena itu, diperlukan berbagai jenis antibodi untuk melindungi tubuh dari berbagai kuman penyakit.

Selasa, 19 Juli 2016

Air Putih dan Sejuta Manfaat


Selain untuk menghilangkan dehidrasi, air putih yang bebas kalori dan gula merupakan pilihan paling sehat demi menjaga tubuh tetap memiliki cairan yang cukup, sekaligus mengatasi rasa haus kapan saja.
Kebutuhan cairan tiap orang berbeda-beda. Secara rata-rata, untuk wanita dewasa, disarankan untuk minum sekitar delapan gelas berukuran 200 ml per hari atau total 1,6 liter. Sedangkan, pria disarankan untuk minum sekitar 10 gelas berukuran 200 ml atau total 2 liter tiap hari. Minimal tubuh membutuhkan 1 liter air putih setiap harinya, semakin berat kerja tubuh semakin banyak air yang dibutuhkan. Meminum air putih sebaiknya dilakukan sejak bangun tidur sampai akan tidur. Sebab, meminum air setelah bangun tidur dan sebelum tidur sangat baik manfaatnya untuk tubuh.

Madu dan Kesehatan



Madu adalah campuran dari gula dan senyawa lainnya. Sehubungan dengan karbohidrat, madu terutama fruktosa (sekitar 38,5%) dan glukosa (sekitar 31,0%), sehingga mirip dengan sirup gula sintetis diproduksi terbalik, yang sekitar 48% fruktosa, glukosa 47%, dan sukrosa 5%. Karbohidrat madu yang tersisa termasuk maltosa, sukrosa, dan karbohidrat kompleks lainnya. Seperti semua pemanis bergizi yang lain, madu sebagian besar mengandung gula dan hanya mengandung sedikit jumlah vitamin atau mineral. Madu juga mengandung sejumlah kecil dari beberapa senyawa dianggap berfungsi sebagai antioksidan, termasuk chrysin, pinobanksin, vitamin C, katalase dan pinocembrin. Komposisi spesifik dari sejumlah madu tergantung pada bunga yang tersedia untuk lebah yang menghasilkan madu.

Phobia

Phobia (fobia) adalah merupakan suatu rasa takut yang berlebihan pada sesuatu hal. Pada dasarnya dan secara umum juga, rasa takut ini amat menghambat hidupnya. Rasa takut adalah wajar dan lumrah bagi setiap orang. Namun bila dirasa berlebihan dan terus menerus, maka yang bersangkutan dapat terjebak pada kondisi fiksasi yaitu terkunci mentalnya akibat tidak dapat mengatasi rasa takut yang berlebihan tersebut.